Jakarta, aktual.com – Presiden China Xi Jinping, menyerukan rakyatnya untuk memulai “Perjalanan Jauh”. Hal ini disampaikan karena masa-masa sulit akan datang akibat perang dagang dengan Amerika Serikat.

“Sekarang ini ada Perjalanan Jauh yang baru dan kita harus memulai,” kata Xi ketika berbicara di Provinsi Jiangxi, seperti dikutip dari laman Malaysia Kini di Jakarta, Jumat (24/5).

‘Perjalanan Jauh’ yang dimaksud Xi merujuk pada peristiwa bersejarah ketika pasukan Partai Komunis dipimpin Mao Zedong berjalan kaki sejauh 9.600 kilometer selama satu tahun dari tenggara menuju barat laut China meninggalkan tentara nasionalis yang dipimpin Chiang Kai-shek pada 1934. Dalam peristiwa itu yang diikuti sekitar 100 ribu orang itu hanya 20.000 yang selamat.

Komentar Xi itu bermaksud untuk membakar semangat rakyat China di saat pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terus menekan China di sektor perdagangan. Kedua negara terlibat perang dagang soal tarif impor.

“Hari ini, dalam Perjalanan Jauh yang baru, kita harus menghadapi berbagai risiko dan tantangan di dalam dan luar negeri dan kita meraih kemenangan baru dengan karakter China,” ujar Xi.

“Negara kita masih dalam masa meraih kesempatan strategis yang penting untuk pembangunan, tapi situasi internasional semakin rumit,” kata dia.

Xi memang tidak menyebut langsung soal perang dagang dengan AS, namun konteks yang dia maksud cukup jelas.

“Kita harus waspada dengan berbagai faktor jangka panjang yang rumit tidak mudah di dalam dan luar negeri dan bersiap menghadapi masa-masa sulit.”

Perang dagang AS-China belum tampak akan mereda. Yang teranyar, pemerintahan Trump mempertimbangkan menempatkan perusahaan China, Hikvision dalam daftar yang akan dibatasi pembelian teknologi chip dan perangkat lunaknya dari Amerika.

(Zaenal Arifin)