Akibat kemarau panjang dua pekan sudah warga kebon melati krisis air bersih, hal ini membuat pompa tradisonal menjadi alternative warga untuk memperoleh air bersih.

Kulon Progo, Aktual.com – Sebanyak tiga kecamatan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, sudah mengajukan permohonan bantuan air bersih ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak karena mengalami kesulitan air bersih.

Tiga kecamatan yang krisis air bersih, yakni Kokap, Girimulyo, dan Samigaluh sejak pertengahan Juni.

“Setelah ada laporan dan permohonan bantuan air bersih, kami langsung mengadakan rapat khusus untuk penanganannya,” kata Kepala Dinsos P3A Kulon Progo Eka Pranyata di Kulon Progo, Senin (8/7).

Ia mengatakan tim tagana juga telah melakukan identifikasi di desa-desa yang membutuhkan. Pendataan meliputi desa yang terdampak kekeringan dan jumlah kepala keluarganya hingga permintaan masyarakat.

“Dari hasil identifikasi ini, kami akan memprioritaskan wilayah yang mendapat prioritas distribusi air bersih,” katanya.

Hasil identifikasi sementara, Kecamatan Kokap ada di Dusun Clapar, Desa Hargowilis dan Dusun Plampang, Desa Kalirejo, sedangkan untuk Samigaluh ada tiga desa, yakni Desa Purwoharjo, Kebonharjo, dan Banjarsari. Untuk Girimulyo di Desa Purwosari.

(Abdul Hamid)