Sekjen Pena 98 Adian Napitupulu memberikan keterangan kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Sekretariat Posko Perjuangan Rakyat (Pospera), Jakarta, Sabtu (25/6). Dalam pernyataannya Pospera meminta Teman Ahok untuk menghentikan kekerasan verbal yang terjadi dan meminta maaf karena Pospera bukan merupakan sayap partai. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Jakarta, Aktual.com – Rembuk Nasional Aktivis (RNA) 98 menyerukan seluruh aktivis 98 untuk tetap siaga di tempat masing-masing dalam mengawal pengumuman hasil Pemilu oleh KPU RI 22 Mei 2019.

Sekjen Persatuan Nasional 98 Adian Napitupulu mengatakan pihaknya tidak akan turun ke jalan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

“Sesuai arahan Presiden kita tidak turun ke jalan besok. Tapi hal itu bukan berarti menurunkan tingkat kewaspadaan dan kesiagaan kita,” kata Adian dalam siaran pers di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan aktivis 98 taat pada konstitusi. Arahan Presiden agar aktivis 98 tidak turun ke jalan pada 21-22 Mei akan memperjelas pihak-pihak mana saja yang ingin melawan konstitusi.

Dia mengatakan, pada 22 Mei pendukung Prabowo-Sandi yang mengatasnamakan Gerakan Kedaulatan Rakyat akan turun kejalan menolak hasil Pemilu 2019.

Adian menyatakan aktivis 98 memercayai TNI-Polri mampu menjaga keamanan bangsa.

Meskipun demikian, Adian menyampaikan ribuan aktivis 98 siap ikut bergerak manakala dibutuhkan negara untuk mengawal hasil penghitungan suara oleh KPU RI.

(Arbie Marwan)