Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhono menyampaikan pidato politiknya dalam acara HUT Ke-17 Partai Demokrat di Jakarta, Senin (17/9/2018). Acara itu menggagas tema "Utamakan Rakyat dan Bangun Politik Yang Beradab" . AKTUAL/Tino Oktaviano

Pekanbaru, Aktual.com – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dibuat kesal oleh pihak yang dengan sengaja melakukan perusakan atribut partai politik besutannya.

Untuk diketahui, Sabtu (15/12) dini hari tadi atribut Partai Demokrat dirusak oleh tangan-tangan jahil. atribut itu terlihat berserakan di sepanjang jalan Jenderal Sudirman.

“Saya melihat hampir semua atribut Partai Demokrat dicabut dan dipotong hingga berserakan di jalan. Kejadian ini betul-betul terjadi. Bukan hoaks ataupun fitnah,” ujar SBY, Sabtu (15/12).

SBY pun sempat melihat langsung dan meyaksikan sendiri bagaimana baliho berukuran besar, spanduk, maupun bendera hancur berantakan. Menurut SBY kejadian ini ialah kenyataan pahit yang harus ia terima saat berkunjung ke Pekanbaru.

“Kita lebih baik mengalah daripada menyaksikan atribut yang tidak bersalah dirobek, diinjak dan dibuang ke selokan. Sama artinya merobek saya, menginjak saya dan membuang saya ke selokan,” kata dia.

Namun demikian, dia mengaku tetap bersabar menghadapi masalah tersebut. SBY lebih memilih untuk mengalah.

“Saya sempat tafakur dan mengadu kepada Allah SWT apa sebenarnya yang terjadi. Karena saya ini bukan capres. Saya tidak berkompetisi dengan Bapak Presiden Jokowi. Saya sebagai pemimpin Demokrat, berikhtiar, berjuang dengan cara-cara yang baik, sesuai yang diatur dalam konstitusi dan undang-undang,” kata SBY.

(Nebby)