Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan sambutan ketika pembukaan pembekalan calon legislatif (caleg) DPR gelombang III di Kantor PDI Perjuangan, Jakarta, Kamis (15/11/2018). Megawati Soekarnoputri membuka pembekalan caleg gelombang terakhir yang diikuti ratusan kader serta menutup kader fungsional yang bertugas di kantor-kantor PDIP. AKTUAL/Tino Oktaviano

Yogyakarta, Aktual.com – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto mengatakan seluruh kader PDI Perjuangan melalui rapat kerja daerah (Rakerda) seluruh ketua pengurus anak cabang masih tetap menginginkan dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri.

“Secara aklamasi dalam Rakerda seluruh ketua pengurus anak cabang mengusulkan Megawati untuk dicalonkan kembali sekaligus dikukuhkan sebagai ketua umum dalam kongres mendatang,” kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto usai mengikuti Rakerda PDI Perjuangan DIY, di Yogyakarta, Jumat (21/6).

PDI Perjuangan, kata Hasto, tidak pernah kekurangan stok pemimpin. Meski demikian, di tingkat nasional, sosok Megawati masih tetap diperlukan.

“Pada kongres tahun 2015 pun sebenarnya Megawati sudah memberikan kewenangan untuk mengusulkan ketua umum yang baru tapi dinamika politik maupun arus bawah masih menempatkan Megawati sebagai sentra kekuatan politik untuk memimpin PDI Perjuangan,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga mengapresiasi kepada segenap jajaran struktural partai mulai dari anak ranting hingga pengurus daerah serta seluruh simpatisan maupun relawan yang telah mengantarkan PDI Perjuangan di DIY mencetak prestasi membanggakan.

“Sangat mengapresiasi, di tengah munculnya banyak hoaks dan fitnah PDI Perjuangan masih dipercaya memenangi pemilu legislatif dan pemilihan presiden. Bahkan dua kali berturut-turut untuk Jokowi sebagai presiden serta penambahan kursi untuk legislatif di DIY,” kata Hasto.

Ia berjanji, PDI Perjuangan akan mempergunakan kepercayaan itu dan akan terus memperbaiki diri, terutama untuk PDI Perjuangan DIY akan senantiasa menunjukkan jatidiri sebagaimana kota Yogjakarta yang memiliki tempat tersendiri dalam sejarah revolusi bangsa.

“Berkat kepemimpinan Sri Sultan Hamengku Buwono IX ketika itu, Yogyakarta mampu tetap menjaga tegaknya Pancasila, dan hingga saat ini kami terus berdialog dengan gubernur DIY, dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X, terutama dalam perencanaan kiprah partai ke depan, sembari tak lupa mendengarkan aspirasi masyarakat. Sekaligus menjaga marwah PDI Perjuangan sebagai partai pelopor,” kata Hasto.

Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Bambang Praswanto mengemukakan, selain sebagai konsolidasi untuk kongres mendatang, Rakerda dimaksudkan pula sebagai persiapan untuk Konfercab dan Konferda. “Kami memberi waktu dua hari, Sabtu dan Minggu ini, sehingga pada Minggu semuanya sudah siap,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY Eko Suwanto menilai kemenangan dan keberhasilan PDIP di DIY tak terlepas kepercayaan rakyat pada PDI Perjuangan dan Pasangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kemenangan ini tentu kita persembahkan bagi kebahagiaan rakyat dengan menampilkan kebijakan pembangunan yang meningkatkan kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan bagi rakyat,” kata Eko.

(Arbie Marwan)