Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan sambutan saat Rapimnas III Partai Golkar di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (18/12/2017). Partai Golkar menggelar Rapimnas III hari ini, dengan agenda pengesahan hasil rapat pleno mengangkat Airlangga sebagai ketum dan menegaskan kembali dukungan untuk Joko Widodo (Jokowi) maju di Pilpres 2019 sebagai calon presiden. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Kader Senior Golkar Bali I Gusti Putu Wijaya menyayangkan atas langkah Ketua Plt Golkar Bali Sumarjaya Linggih alias Demer yang melakukan pencopotan terhadap sejumlah Ketua DPD II serta menganggap bahwa langkah tersebut tidak bisa dilakukan seenaknya.

“Memimpin partai jangan seperti perusahaan sendiri. Pencopotan harus dilakukan sesuai aturan partai,” katanya ditulis Sabtu (8/6).

Selain itu kata Putu Wijaya kalau ada kejanggalan dengan Plt yang mem-Plt kan DPD II Golkar yang definitif. Langkah ini bertentangan dengan semangat partai yang ingin Golkar memiiliki banyak kader.

“Rekrutmen pimpinan selalu berpedoman pada prestasi, dedikasi, dan loyalitas. Pencopotan DPD II Golkar Bali tidak memperhatiakan pedoman tersebut,” paparnya.

Lebih jauh Putu Wijaya mengatakan bahwa enam Ketua DPD II yang dicopot memiliki prestasi dan dedikasi yang kuat. “Itu sudah dibuktikan di Pileg dan Pilpres 17 April lalu Jembrana misalnya, meraih dua kursi. Bangli ada tambahan 1 kursi,” ungkapnya.

(Abdul Hamid)