Foto aerial Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (26/2). Pemerintah akan merenovasi 14 venue olah raga di kompleks Gelora Bung Karno seluas 87 hektar dengan anggaran sekitar Rp3-3,5 triliun yang rencananya akan dimulai pada maret mendatang untuk mendukung perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/nz/16

Jakarta, Aktual.com – Para penonton upacara pembukaan Asian Games 2018 akan diminta untuk memarkir kendaraan pribadi mereka di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) di Senayan Jakarta, pada 18 Agustus.

“Para penonton pembukaan Asian Games memarkir kendaraan mereka di kawasan SCBD. Tamu undangan mendapatkan alokasi parkir di tempat parkir DPR RI dan parkir Kementerian Kehutanan,” kata Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (9/8).

Erick mengatakan para penonton ataupun tamu-tamu undangan dalam upacara pembukaan Asian Games di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) akan menggunakan bus khusus yang disediakan INASGOC untuk menuju komplek GBK.

Pada awal 2018, INASGOC telah meminta lokasi parkir di DPR RI menyusul kehadiran lebih dari 7.000 atlet yang akan mengikuti parade pembukaan Asian Games pada 18 Agustus.

“Kami memperkirakan ada 50-60 ribu orang yang akan hadir dalam upacara pembukaan dan penutupan Asian Games. Kami menyiapkan tiga pintu masuk Stadion Utama pada pembukaan dan penutupan bagi tamu-tamu, atlet, dan masyarakat umum,” kata Erick.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ferdiansyah mengatakan optimistis permintaan INASGOC terkait parkir bus atlet pada upacara pembukaan dan penutupan Asian Games akan dikabulkan lembaga legislatif itu.

“Demi kepentingan negara, DPR akan menyetujui itu. Idealnya area di sekitar GBK memang tidak ada kendaraan pribadi apalagi hanya berisi satu orang. Semua kendaraan harus koordinasi dengan panitia Asian Games,” ujar Ferdiansyah.

Pembukaan Asian Games 2018 akan menampilkan miniatur gunung yang diisi lebih dari 12.775 tanaman dan bunga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 18 Agustus.

Miniatur gunung itu mempunyai luas lebih dari 1.350 meter persegi berikut air terjun buatan yang dialiri 140 ribu liter air dan tiga ribu meter persegi rumput hijau yang menutup miniatur itu.

 

Ant.

(Zaenal Arifin)