Beberapa kapal penumpang dan nelayan beraktivitas saat kabut asap menyelimuti Pantai Timur Sumatera terlihat dari Pelabuhan Tanggo Rajo Hulu, Tanjung Jabung Barat, Jambi, Kamis (23/7). Menurut BMKG Provinsi Jambi, sejumlah kawasan perairan dan daratan di daerah itu terdampak asap yang terbawa tiupan angin dari arah tenggara sampai selatan yang pada hari ini terpantau terdapat titik api, yakni di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (lima titik) dan Muarojambi (16 titik). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/Rei/Spt/15.

Gunung Kidul, Aktual.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta memaksimalkan potensi SAR Satlinmas mengawasi kawasan pantai atasi tujuh alat sistem peringatan dini atau “Early Warning System (EWS)” yang rusak.

“Ada tujuh alat sistem peringatan (EWS) di pantai selatan Gunung Kidul yang rusak. Rusaknya EWS itu sejak gelombang tinggi Juli-Agustus 2018,” kata Kepala Pelaksana BPBD Gunung Kidul Edy Basuki di Gunung Kidul, Minggu (30/12).

BPBD sudah menyurati BNPB terkait rusaknya tujuh EWS di pantai selatan Gunung Kidul. Namun hingga saat ini belum ada tindaklanjut.

“Kami sudah kirim surat ke BNPB terkait tujuh EWS yang rusak itu,” katanya.

Ia mengatakan jika terjadi kejadian gelombang tinggi atau tsunami Tim SAR melakukan imbauan secara manual. Artinya jika ada peringatan dini tsunami maka akan dilakukan pelaporan manual.