Bogor, Aktual.com – Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor akan menyelenggarakan pemilu dan membuatkan tempat pemungutan suara untuk memfasilitasi pemilih orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dalam menggunakan hak pilihnya.

“Ada, akan dilaksanakan,” kata Direktur Utama RSJ Marzoeki Mahdi Bogor Bambang Eko Sunaryanto, Minggu (31/3).

Bambang menjelaskan alasan pihaknya menyelenggarakan pemilu untuk pasien di rumah sakit jiwa ialah untuk memberikan kesempatan bagi tiap warga negara Indonesia dalam mendapatkan haknya untuk memilih dalam pesta demokrasi.

“Karena sesuai dengan hak asasi manusia, bahwa setiap warga dijamin hak politiknya. Kecuali apabila ada kendala-kendala atau kekuatan yang tidak memungkinkan untuk menggunakan hak pilihnya, atau secara administrasi menjadi kendala,” terang Bambang.

Dia mengizinkan pasien ODGJ di RSJ Marzoeki Mahdi yang tidak memiliki kendala secara administratif serta memiliki kemampuan untuk memilih agar menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan pemilu 17 April 2019.

RSJ Marzoeki Mahdi Bogor pada pemilu 2014 telah menyelenggarakan pemilu untuk para pemilih ODGJ dengan membuatkan TPS di lingkungan rumah sakit. Bambang menjelaskan pemilih ODGJ cukup berminat dalam menggunakan hak pilihnya.

Artikel ini ditulis oleh: