Alumni MAN 3 Bima yang mengenyam pendidikan S1 di jurusan Sastra Arab Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia ini sebelumnya merasa khawatir dengan lawannya pada babak penyisihan. Namun, dalam kompetisi lanjutan Jumat (24/5) Syamsuri berhasil lolos masuk ke putaran final.

Di putaran final Qori yang dikenal mahir membawakan beberapa ciri khas lantunan ayat suci Alquran ini kembali menunjukkan kemampuannya di hadapan dewan juri hingga meraih kemenangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, saat masih umur 14 tahun, Syamsurih menyabet juara 1 Nasional Tilawah anak pada MTQ 2012 tingkat Propinsi NTB. Kemudian diundang untuk mengikuti MTQ tingkat Nasional di Maluku dan meraih Juara 1 Nasional Tilawah Anak 2012.

Pada tahun yang sama, Syamsuri Firdaus mengikuti MTQ Asia di Singapura dan mendapat peringkat pertama. Mulai saat itu Ia dikenal, bahkan di tahun 2013, Syamsuri Firdaus diundang untuk melantunkan ayat Alquran di Istana Negara.

Firdaus lahir 11 April 1999. Dia merupakan anak pertama dari keluarga yang keadaan ekonominya terbatas. Ayah Syamsuri, Abdullah, warga RT 03 Desa Rada Kecamatan Bolo Kabupaten Bima hanya sebagai buruh tani dan ibunya hanya kuli pembuat batu bata.

(Abdul Hamid)