Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa saat memberikan keterangan pers mengenai penunjukan plt ketum di Kantor DPP PPP, Jakarta, Sabtu (16/3). Suharso Monoarfa ditunjuk sebagai Plt Ketua Umum PPP menggantikan Romahurmuziy yang diberhentikan dari jabatannya. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, aktual.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggodok peluang Ketua Majelis Pertimbangan partai Suharso Monoarfa menjadi ketua umum definitif melalui penyelenggaraan Musyawarah Kerja Nasional partai dalam waktu dekat.

“Nanti kami musyawarahkan dalam Mukernas (terkait peluang Suharso Monoarfa menjadi ketum definitif),” kata Sekjen PPP Arsul Sani dihubungi di Jakarta, Minggu (17/3).

DPP PPP sebelumnya menyepakati memberhentikan Romahurmuziy dari jabatan ketua umum karena terjerat kasus hukum dan menunjuk Suharso sebagai Plt ketua umum.

Pemberhentian Romahurmuziy sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PPP yang mengatur pemberhentian ketua umum jika ditetapkan sebagai tersangka.

Penunjukkan Suharso sebagai Plt Ketua Umum PPP diambil karena yang bersangkutan merupakan kader senior yang kini juga menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Tugas Suharso selama menjabat Plt Ketum salah satunya mengonsolidasikan seluruh jajaran partai untuk mempersiapkan penyelenggaraan Mukernas PPP.

Agenda utama Mukernas adalah memilih ketua umum baru.

Ant.

(Zaenal Arifin)