Jakarta, Aktual.com – Mabes Polri belum mendapat informasi adanya korban jiwa yang tewas dalam bentrokan yang terjadi di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Barat, dini hari tadi. 
“Jadi yang tewas belum terkonfirmasi,” ujar Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu (22/5) pagi. 
Lebih lanjut ia juga belum mengetahui kebenaran soal warga Tanah Abang yang dikabarkan terluka. “Warga terluka, itu masih dicari kebenarannya,” sambungnya. 
Namun, Dedi menegaskan, ada puluhan orang yang diamankan. Mereka diduga provokator dalam bentrok sepanjang malam pasca demo di depan Bawaslu. 
Besar kemungkinan pihaknya bakal menambah jumlah personil untuk menjamin keamanan dan mencegah upaya-upaya provokasi lanjutan. 
“Kita amankan obvit, simbol negara Istana dan lain-lain untuk menciptakan kondisi kondusif,” ucap Dedi menambahkan. 
Diketahui, Laskar FPI Pandeglang Abdul Aziz dikabarkan tewas. Informasi ini berkembang di sosial media.
Dugaan sementara, korban ditembak polisi saat bergulirnya bentrokan yang berujung pembakaran fasilitas di Asrama Brimob, Petamburan, oleh massa. 
Selain Abdul Aziz, juga beredar kabar bahwa masih ada korban jiwa lainnya dari peserta demo tolak pemilu curang, yaitu Farhan Syafero. Ia disebut tewas akibat tertembus peluru. 
Sebelumnya, informasi tentang adanya korban jiwa dalam kerusuhan itu tersebar di jagad media sosial. Korban adalah anggota Gerakan Pemuda Kakbah (GPK) DIY bernama Eri asal Bantul. 
(Fadlan Butho)