Jakarta, Aktual.com – Untuk membantu pengamanan Ibukota Jakarta, sebanyak 3.000 personel Brimob yang diambil dari berbagai Polda seluruh Indonesia digeser ke Jakarta.

“Benar ada pergeseran Brimob Nusantara dalam rangka pengamanan rangkaian kegiatan pentahapan pemilu khususnya tahap penetapan,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, Selasa (23/4).

Dikatakan Dedi dengan diperbantukanya ribuan personel Brimob tersebut yakni dalam rangka mengamankan seluruh rangkaian kegiatan tahapan pemilu hingga 22 Mei (penetapan Capres-Cawapres) bukan karena status Jakarta siaga 1.

“Bukan siaga 1, tapi kita tetap tidak boleh meremehkan, artinya karena seluruh potensi gangguan bisa terjadi di Jakarta, tetap harus di antisipasi,” terang Dedi.

Berikut data sejumlah ribuan personel brimob yang didatangkan dari berbagai satuan provinsi diluar Jakarta, 200 personel dari Polda Riau, 200 dari Polda Kaltim, 200 dari Polda Kalsel, 200 dari Polda Sumbar, 100 dari Polda Pangkal Pinang, 200 dari Polda Bengkulu, 300 dari Polda Sumut, 500 dari Polda Banda Aceh, 200 Polda NTB, 200 Polda Bali, 20 Polda Kaltim, 300 Polda Gorontalo dan 200 Polda Aceh.

(Abdul Hamid)