Jakarta, Aktual.com – Pengamat sektor perhubungan Darmaningtyas berpendapat taksi daring sudah seharusnya dilengkapi dengan aplikasi “panic button” atau tombol darurat untuk menjaga keselamatan baik penumpang maupun pengemudi.

“Saya setuju dengan wacana adanya ‘panic button’,” kata Darmaningtyas, Kamis (18/10).

Menurut dia, aplikasi tombol sangat diperlukan untuk kepentingan melindungi konsumen, terutama karena telah banyak kasus seperti pelecehan yang menimpa pengguna.

Sebagaimana diwartakan, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan akan membuat “panic button” di aplikasi taksi daring, baik untuk pengemudi maupun penumpang untuk menjamin keselamatan bagi keduanya.

“Masalah angkutan sewa khusus dalam penyelenggaraanya, untuk standar pelayanan minimalnya ada keselamatan, mungkin kita akan buat ‘panic button’,” kata Budi dalam peninjauan usai Bimbingan Teknis Peningkatan Keselamatan Angkutan Pariwisata dan Tinjauan Lokasi Tempat Istirahat Pengemudi di Jakarta, Senin (15/10).

(Andy Abdul Hamid)