Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo (kedua kanan) dan Ma'ruf Amin (kanan) serta pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) dan Sandiaga Uno memanjatkan doa saat mengikuti rapat Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Capres dan Cawapres Pemilu 2019 di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/9). Pasangan Jokowi-Ma'ruf memperoleh nomor urut 01 sementara pasangan Prabowo-Sandiaga memperoleh nomor urut 02. AKTUAL/Tino Oktaviano

Purwokerto, Aktual.com – Pengamat Politik dari Universitas Jenderal Soedirman Luthfi Makhasin menilai debat calon presiden dan wakil presiden sangat penting karena menjadi sarana pendidikan politik kepada masyarakat secara langsung.

“Bagi masyarakat debat calon presiden dan wakil presiden juga penting untuk menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam memilih,” kata Luthfi Makhasin di Purwokerto, Jumat (11/1).

Selain itu, yang paling penting kata dia, debat calon presiden dan wakil presiden juga bisa dimanfaatkan oleh masing-masing calon untuk menjelaskan visi misi dan program lima tahun ke depan.

“Ini merupakan momentum untuk menjelaskan apa-apa saja yang mau dikerjakan selama lima tahun kedepan,” ucapnya.

Bagi petahana, kata dia, debat capres dan cawapres ini momentum untuk melakukan dan membangun klaim keberhasilan yang selama ini telah dicapai.

“Sedangkan bagi lawannya, debat ini juga menjadi kesempatan untuk mengkritik terbuka kelemahan kebijakan yang ada dengan menawarkan alternatifnya,” ujarnya.

(Abdul Hamid)