“Karena ini kan dalam waktu kerja yang singkat, tapi kita harus meniggkalkan jejak panjang, harus masuknya ke institusi pendidikan,” ucap penulis buku ‘Negara Paripurna’ ini.

Selain itu, UKP-PIP juga menyebut akan merancang program yang dapat memunculkan Pancasila di ruang publik. Dalam program ini, lanjut Yudi, UKP-PIP akan merangkul berbagai komunitas yang perhatian terhadap pentingnya Pancasila.

“Kemudian mengarusutamakan Pancasila di ruang publik dan event-event, lewat festival anak muda, film pendek yang menceritakan berbagai sisi Pancasila. Pokoknya ruang publik kita diisi aktivitas, lomba-lomba di bidang itu,” pungkasnya.
Laporan: Teuku Wildan

(Nebby)