Kuala Lumpur 19/6/18 President Pemantau Malaysia Baru, Datuk Lokman Noor Adam talk to press at the Pandan Kapital picture razak ghazali

Kuala Lumpur, Aktual.com – Kelompok oposisi di Malaysia terus melakukan penggalangan untuk menolak rencana pemerintah meratifikasi Konvensi Internasional Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Ras (ICERD).

“Pemerintah Pakatan Harapan sedang merencanakan untuk meratifikasi ICERD akibatnya beberapa klausul di dalam konstitusi yang menjaga hak kepentingan Melayu dan Islam bakal dihapus,” ujar Ketua Pemantau Malaysia, Datuk Lokman Adam di Kuala Lumpur, Selasa (13/11).

Lokman mengatakan untuk melakukan penolakan sejumlah gabungan organisasi dari PAS, UMNO, ISMA, GAMIS, GPMS, PPMS dan beberapa LSM Islam akan melakukan unjuk rasa di sejumlah tempat, Sabtu (17/11).

“Unjuk rasa menolak ICERD ini bertujuan untuk mewujudkan kesadaran tentang ancaman kepada umat Islam akibat ratifikasi ICERD tersebut. Saya menyeru kepada semua umat Islam untuk hadir beramai-ramai,” katanya.

Aksi yang diberi nama Program Himpunan Perpaduan Ummah akan menghadirkan Presiden UMNO, Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi dan Presiden PAS, Datuk Seri Abdul Hadi Awang.

“UMNO (United Malay National Organization) dan PAS (Partai Islam se-Malaysia) secara mufakat jelas menolak ratifikasi ICERD di samping mempertahankan agama, bangsa dan negara berdasarkan Konstitusi Federal,” katanya.

Salah satu tempat aksi adalah di Pekan Kg Gajah, Pasir Salak, pada jam 08.00 malam.

Sementara itu Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dr Wan Azizah Wan Ismail dalam pernyataannya beberapa waktu lalu menyatakan pemerintah belum mengagendakan pembahasan ICERD.

 

Ant.

(Zaenal Arifin)