Surabaya, Aktual.com – Upaya mencegah adanya aksi terorisme gencar dilakukan jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya. Pemerintah daerah serta tokoh warga setempat turut dilibatkan dan berkolaborasi guna mempersempit ruang pelaku teror.

Dalam rangka menekan aktifitas terorisme juga didukung dengan adanya program deradikalisasi sebagai penangkal aksi teror yang dapat terjadi kapanpun di lingkungan masyarakat.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan menuturkan warga Kota Surabaya terutama non-permanen terus mendapat perhatian khusus untuk diidentifikasi.

Adalah program pemerintah seperti operasi yustisi yang digunakan dalam meningkatkan kewaspadaan. Kegiatan ini dianggap efektif dalam menekan aksi terorisme.

“Pemerintah Kota, Polisi dan TNI semakin giat menekan para RT, RW, lurah dan camat untuk senantiasa bekerja mengidentifikasi keberadaan radikalisme salah satunya operasi yustisi,” papar Rudi di kantornya, Senin (23/7).

Artikel ini ditulis oleh: