Muda mengingatkan kepada Jokowi agar memahami kondisi bangsa Indonesia yang saat ini dilanda berbagai masalah. “jangan bicara sakit hati, jangan bicara soal kecewa, dihujat. Liat dong, petani garam, petani beras, petani tebu, yang nangis di berbagai daerah pada saat panen, barang mereka gak laku, karena impor berlebihan yang dilakukan menteri Jokowi. Kalau bicara sakit hati, kecewa, direndahkan, siapa yang paling direndahkan, mereka (petani) justru yang direndahkan oleh pemerintah,” tegasnya.

Atas dasar ini, Muda menyebut Jokowi belum pantas memimpin Indonesia. “Sebagai negara dan bangsa yang besar, Jokowi rasanya tak pantas memimpin Indonesia, kalau gini caranya, dia (Jokowi) cuma bisa marah-marah di Indonesia, Kalau berani, jika ada yang ganggu kestabilitasan nasional Jokowi juga harusnya ngamuk ke luar negeri sana, mirip jago kandang. Ini kan enggak, ada yang tak sepaham, diperiksa, padahal hujatan, kritikan, hinaan pada hakikatnya menguatkan kita secara pribadi dan evaluasi kinerjanya, serta menguatkan bangsa Indonesia,” tutupnya.

(Abdul Hamid)