Umat muslim memanjatkan doa saat zikir akbar peringatan Isra' Mi'raj di Masjid Agung Al-Falah, Jambi, Jumat (6/5). Peringatan Isra' Mi'raj yang diikuti ribuan jemaah tersebut dirangkai dengan kegiatan Jambi Islamic Fair berupa bazar, lomba da'i cilik, lomba tahfidz Qur'an, dan lain-lain. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/kye/16.

Banyumas, Aktual.com – Ketua MUI Kabupaten Banyumas KH Chariri Sofa mengatakan peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan utamanya menjelang Pemilu dan Pilpres 2019.

“Ada nilai-nilai yang bisa kita petik dari Isra Mi’raj karena melambangkan persatuan,” kata KH Chariri Sofa di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (2/4).

Dia menjelaskan, Isra Mi’raj merupakan perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan kemudian dilanjutkan dengan perjalanan ke Sidratul Muntaha.

“Perjalanan yang dituju adalah dari masjid ke masjid, sementara masjid itu merupakan tempat bersujud dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, selain itu masjid juga sekaligus tempat untuk bertemu dengan sesama manusia dan hidup bermasyarakat, karena itulah masjid merupakan lambang persatuan dan kesatuan,” katanya.

Maka berdasarkan peristiwa Isra Mi’raj kata dia, dapat diambil nilai-nilai positif untuk menghadapi Pemilu dan Pilpres dengan semangat persatuan dan kesatuan.

“Perjalanan Nabi Muhammad SAW dari masjid ke masjid bukan hanya untuk ibadah melainkan juga untuk meningkatkan kehidupan sosial kemasyarakatan. Kita harus mengambil nilai-nilai itu untuk saling menghargai, menolong, dan membantu sesama manusia,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh: