Padahal kampanye yang cerdas dan mencerdaskan yang sangat dibutuhkan rakyat, seperti adu ide tentang akses investasi dan berusaha atau berbisnis yang memudahkan serta tidak mempersulit sehingga akan berdampak luas buat rakyat yakni meningkatkan daya beli dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan.

“Itulah kampanye cerdas yang semestinya menjadi jualan para tim kampanye,” katanya

Tapi, ditegaskan Mahyudin jika tim-tim kampanye tetap saja melakukan kampanye tidak cerdas, maka rakyat yang harus menunjukkan kecerdasan dalam berdemokrasi dengan berpartisipasi aktif dalam pemilu serta memilih sesuai hati nurani yang dianggap mampu membawa bangsa ini menuju cita-cita bersama, tidak tergiur politik uang atau money politic, tidak terbawa hoaks dan fitnah.

(Abdul Hamid)