Jakarta, Aktual.co — Panglima TNI Jendral Moeldoko meminta agar Barisan Ansor Serbaguna (Banser) selalu menyiapkan diri jika sewaktu-waktu diajak TNI untuk terjun dalam kerja membela negara.
“Ansor dan Banser bisa setiap saat bergerak bahu-membahu dengan TNI. Ansor kita lempari senjata langsung bergerak,” kata Moeldoko kepada aktual.co saat menutup acara Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) angkatan ke-2 yang diikuti 120 anggota Banser di mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (23/2).
Moeldoko menambahkan, TNI memang perlu melakukan sinergi dengan Banser untuk memperkuat pertahanan negara. Bahkan kewibawaan negara di mata negara lain akan meningkat dari sinergi ini.
“Negara lain ngeri sekali kalau tau TNI dan banser bersinergi,” imbuh Moeldoko.
Kekuatan sistem pertahanan negara, lanjut Moeldoko, terbangun melalui sinergi semua elemen masyarakat. Hal ini secara gambalang disebut dalam UUD 1945 tentang kekuatan rakyat semesta. Ketentuan inilah ang kemudian diterjemahkan dalam Undang-Undang tentang sistem pertahanan semesta, yang berarti bahwa negara menggerakkan semua sumber daya semesta untuk pertahanan.
Laporan: Sahlan

()