Menteri Keuangan Sri Mulyani mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran dana desa oleh pemerintah daerah dan pejabat desa. (ilustrasi/aktual.com)

Jakarta, Aktual.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan adanya kebijakan APBN yang countercyclical atau mendukung adanya stimulus bagi pertumbuhan dalam menghadapi dinamika kondisi global yang melambat dan masih diliputi ketidakpastian.

“Strategi pemerintah menerapkan kebijakan countercyclical ini didukung dalam kinerja positif APBN dari sisi pendapatan, belanja maupun pembiayaan,” kata Sri Mulyani ditulis Jumat (17/5).

Sri Mulyani mengatakan APBN sebagai alat kebijakan fiskal bisa memberikan stimulus ketika kondisi ekonomi dalam negeri menghadapi tantangan global yang berpotensi menghambat kinerja pertumbuhan sepanjang tahun 2019.

Hal itu telah dilakukan pemerintah untuk mendorong kegiatan ekonomi pada periode Januari-April 2019 dengan melaksanakan program restitusi pajak kepada masyarakat maupun badan usaha hingga total mencapai Rp62 triliun.

Selain itu, pemerintah juga menggencarkan pemberian bantuan sosial, hingga 55,64 persen dari pagu, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin, yang dalam jangka pendek mampu menjaga tingkat konsumsi rumah tangga pada triwulan I-2019.

(Abdul Hamid)