Ribuan Hufaaz (para penghafal Al Qur'an) membaca Al Qur'an 30 Juz secara bersama-sama di Pendopo Gubernur NTB di Mataram, Rabu (27/7). Acara yang bertajuk "Membumikan Al Qur'an" tersebut diikuti 1000 santri se pulau Lombok yang diselenggarakan guna menguatkan mental serta antisipasi generasi muda dari faham radikalisme dan sekaligus memeriahkan MTQ Nasional XXVI di NTB yang akan diselenggarakan 30 Juli-6 Agustus 2016. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/ama/16.

Jakarta, Aktual.com – Alquran sudah diturunkan selama ribuan tahun, tepatnya saat diutusnya baginda nabi Muhammad Saw sebagai Nabi akhir zaman.

Alquran tidak lekang digerus oleh zaman. Membacanya tiada rasa bosan dan semakin menjadi kenikmatan yang tak tergantikan bagi orang orang yang hatinya bisa merasakan rahasia –rahasia agung didalamnya.

Bait bait indah yang tiada tertandingi samapi akhir masa dipadu dengan irama syahdu seolah bait bait lagu yang mendengarkanya tak mengenul kata jemu.

Dalam sejarah banyak sekali para penikmat alquran yang sangat luar biasa antusias meneguk tiap tetes rahasia huruf kalimat ayat dan surat di dalam alquran.

Para hamba-hamba yang agung ini banyak tercatat dalam sejarah dan ditulis dalam tinta emas , seperti Imam Syafi’i atau Muhammad bin idris assyafi’i salah satu imam madzhab yang paling terkenal dan banyak sekali murid muridnya.

(Abdul Hamid)