Jakarta, Aktual.com – Sejumlah perusahaan yang masuk dalam Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mendapat penghargaan dalam gelaran TOP BUMD 2019 yang digelar oleh Majalah Top Business bersama Asia Business Research Center serta beberapa lembaga Tim Penilai.

Dua di antaranya yang meraih penghargaan adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) dan PT BPD Jawa Timur Tbk (BJTM). Namun bank kecil lainnya, seperti Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan perusahaan non bank seperti PDAM juga tak luput dari penghargaan.

Salah satu penghargaan bergengsi adalah, kategori TOP BUMD of the Year 2019 (Best of the Best). Menurut Ketua Dewan Juri Top BUMD 2019, Laode M. Kamaluddin, kriteria TOP BUMD of the Year 2019 (Best of the Best) yang menang dalam ketegori ini adalah BUMD yang memiliki (1) kinerja terbaik dan (2) yang relevan dengan tema TOP BUMD, yakni ‘BUMD Membangun Ekonomi Daerah Yang Berkelanjutan’.

“Jadi, kalau hanya berkinerja terbaik saja, tetap tidak dapat menjadi BUMD of the Year. Namun, BUMD tersebut harus relevan dengan tema TOP BUMD 2019,” tegas Laode M. Kamaluddin, di Jakarta, Senin (29/4).

Untuk menentukan juara dari para juara, Dewan Juri menetapkan kriteria penilaian tambahan, terkait relevansi dengan tema TOP BUMD 2019.

Kriteria kinerja & relevansi dengan Tema TOP BUMD 2019 penilaian kinerja keuangan didasarkan pada: (1) Manajemen keuangan yang mendukung upaya menumbuhkan nilai perusahaan dalam jangka panjang, (2) Perusahaan yang mencapai kinerja keuangan yang terbaik dan (3) Perusahaan yang mempunyai peningkatan kinerja keuangan terbaik.

Sedangkan aspek pertumbuhan berkelanjutannya (relevansi dengan tema), ditekan pada penilaian apakah BUMD mampu mengurangi subsidi dan mengefisienkan belanja operasi (operating expanditure/OPEX), serta bagaimana komitmen manajemen dalam melakukan investasi jangka panjang.

Kegiatan ini digelar secara berkesinambungan setiap tahun. Acara penganugerahan TOP BUMD 2019 dihadiri oleh 750 peserta, termasuk Kepala Daerah dan TOP Manajemen BUMD seluruh Indonesia.

Untuk tahun 2019 ini, penilaian dan proses seleksi pemenang digelar secara ketat dan rinci, sejak Januari hingga awal April 2019.

M. Lutfi Handayani, Ketua Penyelenggara TOP BUMD 2019 memaparkan, peserta TOP BUMD 2019 disaring dari 1.149 BUMD di seluruh Indonesia. Kemudian diseleksi menjadi 200 BUMD finalis. Dari para finalis tersebut, sebanyak 162 BUMD finalis yang mengikuti proses penilaian lanjutan secara lengkap.

“Jumlah peserta ini, meningkat 10% dibanding tahun lalu dimana sebanyak 130 BUMD finalis yang mengikuti proses penilaian secara lengkap,” ujar Lutfi.

Di sini, kata dia, sejumlah lembaga penilai dan konsultan yang ikut sebagai penilai antara lain: Asia Business Research Center; Sinergi Daya Prima; PPM Manajemen; Harvard Business Review – Intellectual Business Community; Melani K. Harriman Associates; dan lain-lain.

Melalui kegiatan TOP BUMD ini, kata dia, diharapkan akan semakin banyak bermunculan BUMD-BUMD hebat, yakni BUMD yang terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan usahanya, sehingga dapat lebih berkontribusi dalam pembangunan perekonomian yang berkelanjutan di daerah maupun di tingkat nasional.

Kategori lainnya, ada bidang Human Capital, yang dinilai adalah apakah BUMD memiliki dan menerapkan sistem Pengelolaan Human Capital yang baik. Selanjutnya, bidang Pemasaran dan Layanan Pelanggan. Dan terakhir, adalah bidang Manajemen Kinerja.

Di samping itu, ada pemberian penghargaan terhadap sejumlah CEO (chief executive officer) BUMD, berdasarkan sejumlah kriteria.

(Zaenal Arifin)