Jakarta, Aktual.com – Beredar surat terbuka yang mengatasnamakan pengurus, ulama dan Jama’ah masjid Al-Waqfiyah Salemba Jakarta Pusat yang menyatakan berlepas diri atas kewajibannya selaku muslim terhadap muslim lainnya yang mengingkari Qur’an surat An-Nisa ayat 138-139.

Adapun kutipan surat yang dimaksud:

138. Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih,

139. (yaitu) orang-orang yang menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.

Dengan demikian maka pengurus masjid Al-Waqfiyah yang diketuai oleh Muhammad Shodiq menyatakan 4 hal.

Pertama; Pengurus, Ulama dan Jamaah tidak bersedia memenuhi permintaan acara keagamaan berupa Do’a syukur maupun pada acara kematian terhadap warga muslim yang dengan nyata mengingkari ayat Al-Qur’an dengan memilih kaum kafir sebagai pemimpin.

Kemudian mereka juga tidak bersedia mengurus (memandikan, men-sholat-kan) jenazah muslim yang memilih kaum kafir sebagai pemimpin.

Mereka juga menolak memberi hidangan, menyalurkan zakat dan daging qurban terhadap orang yang lebih memilih kafir sebagai pemimpin.

Terakhir; mereka tidak akan menghadiri undangan yang berkaitan keagamaan dari orang yang nyata-nyata memilih kafir sebagai pemimpin.

Namun apabila orang yang khilaf tersebut menyatakan taubat di hadapan sekurang-kurangnya 5 orang pengurus masjid Al-Waqfiyah dan berjanji memilih muslim pada pilkada mendatang, maka pemboikotan itu akan gugur. [Dadangsah Dapunta]

(Wisnu)