Jakarta, Aktual.com – Massa aksi yang unjukrasa Bawaslu masih bertahan di jalan Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (22/5) dini hari. 
Langkah tegas pun diambil aparat untuk membubarkan pendemo. Polisi menembakkan gas air mata ke massa setelah negosiasi menemui jalan buntu. 
Sebelum gas air mata ditembakan, polisi sempat memberikan peringatan terakhir agar massa segera bubar sekitar pukul 00.45 Wib. 
Setelah peringatan diberikan pasukan yang telah bersiaga mulai bergerak maju mendekat ke arah konsentrasi massa. 
Sementara massa yang awalnya ngotot bertahan mulai mundur, namun masih belum mau bubar. Mereka hanya mundur perlahan dan kadang berhenti saat polisi berhenti bergerak maju. 
(Fadlan Butho)