London, Aktual.com – Ada yang tidak biasa di acara buka puasa Open Iftar yang diadakan Ramadan Tent Project dimana peserta buka puasa yang berjumlah tak kurang dari 400 orang tersebut mendapat suguhan menu masakan Indonesia yaitu berupa nasi putih berlauk rendang, mi goreng, capcay, dan tahu bumbu rujak yang diadakan di Tavistock Square, London.

Konsep Open Iftar ini sungguh menarik, yaitu buka puasa bersama di bawah tenda besar di pusat kota London, biasanya dihadiri sekitar 250 orang setiap malam selama Ramadan, sebagian adalah Muslim dari berbagai negara dan tak sedikit non-Muslim dan yang mengaku tak beragama.

“Jumlah peserta malam ini memecahkan rekor, lebih dari 400 orang hadir mengikuti acara buka puasa ,” kata Omar Salha, pendiri Ramadan Tent Project.

Jumlah peserta buka puasa Open Iftar di Tavistock Square setiap hari biasanya di kisaran 200 hingga 300 orang. Tapi dalam buka puasa hari Jumat malam peserta membludak. Banyak di antara mereka yang tahu akan ada menu masakan Indonesia berkat cuitan yang diunggah anggota panitia beberapa hari sebelumnya.

“Terima kasih sudah menyediakan rendang. Sungguh lezat,” kata Mokhar. Mohammad, warga London yang hampir 20 tahun menetap di London menyampaikan hal serupa.

“Enak sekali. Tak rugi saya mengajak beberapa rekan untuk datang di buka puasa hari ini,” kata Mohamad. Esat, warga London berasal dari Turki mengatakan rendang adalah salah satu makanan paling enak yang pernah ia rasakan. “Kapan akan ada menu Indonesia di Open Iftar?” tanyanya.

Menu masakan Indonesia ini disediakan oleh keluarga Indonesia yang ada di London bekerja sama dengan organisasi bantuan kemanusiaan Human Aid Initiative (HAI) dengan warga Muslim Indonesia dan komunitas pengajian di London.

(Abdul Hamid)