Jakarta, Aktual.com – Wakil Ketua MPR Mahyudin mengutip pidato Bung Karno saat di depan anggota BPUPKI, 1 Juni 1945. Dalam kutipan itu dikatakan bahwa untuk merdeka tak perlu mengurus masalah-masalah yang njlimet. Bung Karno pun dalam kesempatan itu mencontohkan beberapa negara yang rakyatnya masih memprihatinkan namun tetap memerdekakan diri.

“Oleh karena itu kita harus merdeka sekarang juga,” ujar Mahyudin saat memberi sambutan pada Seminar Nasional Fraksi Partai Golkar MPR dengan tema “Revitalisasi Ideologi Pancasila Sebagai Landasan Perjuangan Partai Golkar” di Jakarta, Kamis (19/10).

Ia mengatakan, Merdeka disebut sebagai jembatan emas untuk mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka. “Sekarang saatnya mencerdaskan dan menyejahterakan rakyat,” katanya.

Diakui Mahyudin, meski kondisi Indonesia saat ini lebih baik namun di beberapa daerah masih ada anak-anak sekolah yang tak memakai sepatu, masih ada daerah yang belum ada listrik, dan ada pula daerah yang belum mendapat pelayanan kesehatan yang memadai. “Ini tantangan kebangsaan kita,” ujarnya.

Mahyudin juga memaparkan hasil survei dari Bank Dunia bahwa dalam segi pendidikan, bangsa ini tertinggal 75 tahun dengan negara lain. “Jadi perlu waktu 75 tahun untuk mengejar dan menyejajarkan diri dengan negara lain,” katanya.