Suasana saat pencatatan saham perdana LCKM di Main Hall BEI, jakarta, selasa (16/1).Perusahaan jasa konstruksi telekomunikasi PT LCK Global Kedaton Tbk melakukan pencatatan perdana saham dengan kode LCKM dan melepas saham sebanyak 200 juta saham dengan harga Rp 208 per saham.Penggunaan dana IPO ini, akan digunakan sebesar 97% untuk modal kerja, sedangkan sisanya akan digunakan untuk pembiayaan Research & Development serta pelatihan. AKTUAL/Eko S Hilman

Jakarta, Aktual.com – Sebanyak 150 mahasiswa di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya mendapatkan edukasi mengenai seluk beluk pasar modal yang diadakan PT Reliance Sekuritas Indonesia (RELI) bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Acara bertajuk Sekolah Pasar Modal (SPM) yang digelar pada 28 dan 29 November itu dimaksudkan untuk mendorong agar inklusi keuangan di masyarakat semakin meningkat, termasuk di kalangan mahasiswa.

Pujo Setyo Basuki selaku Branch Manager RELI Surabaya Diponegoro menjelaskan bahwa sebelum pelatihan dimulai, mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini terlebih dahulu membuka rekening efek. Acara sekolah pasar modal, dilakukan rutin, dengan bekerjasama antara RELI, STIESIA dan BEI.

Pembicara dari BEI, dijelaskan Pujo Setyo, memberi informasi dan membahas pengertian dasar mengenai investasi pasar modal. Adapun pembicara dari RELI menjelaskan soal teknis dan cara investasi di bursa saham.

Dalam sekolah pasar modal, juga dijelaskan mengenai seluk beluk dunia investasi mulai dari syarat, tata cara, dan teknis untuk berinvestasi di pasar modal. Termasuk juga soal risiko, keuntungan, dan potensi imbal hasil yang bisa diraih di masa depan dari pasar saham. Juga, berkaitan dengan kondisi fundamental perusahaan-perusahaan yang ada di bursa, berikut pergerakan harga sahamnya.