Jakarta, aktual.com – Lima petugas Panitia Pemungutan Suara Kecamatan (PPK) Cipayung, Jakarta Timur, jatuh sakit dan harus dilarikan ke rumah sakit saat melakukan perhitungan suara.

“Ada lima yang sakit termasuk saya. Saya sendiri baru keluar dari rumah sakit,” kata Ketua PPK Cipayung, Vrinaldy Wahyu, di Jakarta, Kamis (25/4).

Ia menduga petugas yang sakit itu karena kelelahan saat berkerja. Ia dirawat di rumah sakit pada hari kedua perhitungan suara dan keluar pada hari berikutnya karena harus menggantikan petugas PPK lain yang juga jatuh sakit.

Ia mengatakan, selain dia ada empat orang lagi yang dilarikan ke rumah sakit. Satu di antaranya terkena serangan jantung saat memasukkan surat suara ke kotak, namun sekarang sudah kembali beraktivitas.

“Hampir semuanya tidak fit karena tiga bulan di sini dan kurang tidur,” katanya.

Ia mengatakan, sebaiknya ini menjadi perhatian pemerintah mengenai kondisi para petugas PPK yang tetap bekerja meski tidak mendapatkan tunjangan asuransi kesehatan.

Mereka berjuang di kecamatan masing-masing demi ikut menyukseskan Pemilu. PPK Cipayung terdiri dari empat kelas dengan jumlah TPS sebanyak 709. “Saat ini progres penghitungan suara di PPK Cipayung sudah mencapai 40 persen diharapkan perhitungan akan selesaikan sesuai target yaitu 18 hari ke depan,” kata dia.

Ant.

(Zaenal Arifin)