Jakarta, Aktual.com – Pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, unggul di Kalimantan Barat, dengan perolehan suara 1.709.896 atas pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang mendapat suara 1.263.757.

“Hasil pemilu presiden dan wakil presiden (untuk provinsi) Kalimantan Barat dinyatakan sah,” kata anggota KPU, Hasyim Asy’ari, yang memimpin rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara nasional, di Kantor KPU, Jakarta, Minggu (12/5).

Diketahui dalam pleno itu, jumlah suara sah sebanyak 2.973.653, suara tidak sah sejumlah 56.256 sehingga jumlah suara sah dan tidak sah berjumlah 3.029.909.

Hingga Minggu malam, provinsi yang telah menyelesaikan rekapitulasi 100 persen adalah Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Bengkulu, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.

Pasangan calon Jokowi-KH Ma’ruf Amin unggul di enam provinsi, yakni Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Gorontalo, dan Kalimantan Barat.

Sementara Prabowo-Sandiaga unggul di Bengkulu dan Kalimantan Selatan.

Sedangkan untuk menentukan komposisi wakil rakyat di lembaga legislatif pada Pemilu 2019, di Kalimantan Barat PDI Perjuangan menempati urutan pertama dengan 786.796 suara, disusul Partai Golkar 273.400 suara, Partai NasDem 271.941 suara, Partai Gerindra 264.506 suara, PAN 202.772 suara, PKB 191.462 suara, dan Partai Demokrat 173.880 suara.

Selanjutnya PKS sebanyak 167.591 suara, disusul PPP 111.178 suara, Partai Perindo 82.728 suara, Partai Hanura 80.680 suara, Partai Berkarya 58.200 suara, PSI 30.145 suara, PKPI 12.590 suara, PBB 11.161 suara, dan Partai Garuda 10.930 suara.

Ada pun proses penghitungan suara manual hasil pemilu presiden 2019 dilakukan secara berjenjang, mulai di tingkat kelompok penyelenggara pemungutan suara pada 17-18 April, tingkat kecamatan pada 18 April-5 Mei, tingkat kabupaten/kota pada 20 April-8 Mei, dan tingkat provinsi pada 22 April hingga 13 Mei 2019.

antara

(Arbie Marwan)