Jakarta, Aktual.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi Nurul Sumarheni mengatakan terdapat sebanyak 14 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat yang meninggal dunia selama penyelenggaran Pemilu serentak 2019.

“Empat orang meninggal dunia sebelum tanggal 10 Mei 2019,” kata Nurul saat penyerahan santunan kepada 10 ahli waris anggota KPPS di KPU Bekasi, Jumat (12/7).

Nurul menjelaskan para petugas KPPS yang meninggal dunia dikarenakan kelelahan. Sebagian dari mereka diantaranya sudah memiliki riwayat sakit sebelumnya.

Nurul tidak memungkiri jika pelaksanaan pungut hitung yang hampir tidak memiliki jeda, membuat petugas KPPS mengalami kelelahan.

“Pak Salahadin merupakan petugas KPPS yang meninggal pertama kali, beliau kecelakaan saat mengantarkan anaknya karena kelelahan,” jelas Nurul.

Nurul berharap agar pelaksanaan Pemilu serentak yang akan datang dapat dievaluasi, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. Para petuhs KPPS yang meninggal dunia, merupakan garda terdepan penyelenggaran pemilu di Kota Bekasi.

(Abdul Hamid)