Ketua UKP Pancasila Yudi Latif saat memberikan keterangan persnya usai bertemu dengna Pimpinan KPK di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (9/8/2017). Pertemuan tersebut membahas tentang kesamaan nilai dan visi UKP Pancasila dengan KPK soal praktek korupsi yang sangat bertentangan dengan Pancasila. AKTUAL/Munzir

Jakarta, Aktual.com – Presiden Joko Widodo meyakini integritas Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif tidak perlu diragukan meski Yudi mengajukan surat pengunduran diri dari posisi yang baru ia jabat selama setahun itu.

“Saya kira kerja keras pak Yudi Latif, integritas beliau tidak diragukan lagi, tapi dalam surat disampaikan karena ada urusan pribadi keluarga yang harus lebih diberikan perhatian maka beliau mengundurkan diri,” kata Presiden Joko Widodo, seusai menghadiri buku puasa bersama di kediaman Ketua MPR Zulkifli Hasan, di Jakarta, Jumat (8/6).

Kepala BPIP Yudi Latif mengirimkan surat pengunduran diri pada 7 Juni 2018 atau tepat setahun setelah dilantik menjadi Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) atau cikal bakal BPIP oleh Presiden Joko Widodo.

“Jadi pagi tadi saya sudah menerima surat pengunduran diri dari pak Yudi Latif dan saya sangat menghargai upaya yang telah disiapkan dengan proses pembentukan UKP-PIP (Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila) kemudian pindah ke BPIP,” kata Presiden Jokowi.

Namun Presiden mengaku belum menyiapkan nama untuk menggantikan Yudi sebagai Kepala BPIP. Presiden pun belum menentukan syarat-syarat pengganti Yudi.