Jakarta, aktual.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN mencatat penyaluran gas alam untuk pelanggan rumah tangga selama periode Januari sampai Mei 2019 melonjak dibandingkan tahun lalu.

Saat ini, penugasan penyaluran gas alam yang diamanatkan pemerintah kepada PGN, sebagai subperusahaan induk (subholding) gas telah mencapai 133.814 sambungan rumah (SR).

“Realisasi penyaluran gas alam PGN selama lima bulan tahun ini jauh melampaui kinerja tahun lalu,” kata Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama dalam rilis di Jakarta, Rabu (19/6).

Selama Januari-Mei 2019, penyaluran gas alam mencapai 6.118.426 m3 atau melonjak 43,5 persen dibandingkan periode sama 2018 sebesar 4.265.823 m3.

Dalam satuan MMSCF, pada lima bulan pertama 2019, volume yang disalurkan mencapai 216,07 MMSCF dibandingkan 151 MMSCF pada periode sama tahun lalu.

Rachmat menambahkan pembentukan perusahaan induk (holding) migas dan PGN sebagai subholding gas telah menggenjot kinerja penyaluran gas bumi.

“Naik hampir 50 persen untuk periode lima bulan ini. Kami harapkan kenaikan yang signifikan akan terus berlanjut hingga akhir tahun,” ungkapnya.

Ia menilai lewat integrasi infrastruktur gas dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) menjadi di bawah PGN, telah mendongkrak efisiensi dan efektivitas.

Pada 2018, total volume yang disalurkan mencapai 11.469.504 m3 atau 405 MMSCF.

“Tahun ini, kami pastikan volume itu akan terdongkrak secara signifikan,” katanya.

Rachmat mengungkapkan secara perlahan, holding migas di bawah PT Pertamina (Persero) akan memperkuat ketahanan energi nasional.

Secara khusus, pengembangan dan penguatan infrastruktur akan berjalan secara masif ke depan.

“Saat ini, PGN telah mengelola infrastruktur distribusi dan transmisi gas paling besar di Tanah Air. Namun, kami tetap bahu membahu dengan pemerintah untuk memperluas dan memeratakan distribusi gas alam yang terbukti efisien dan aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Ant.

(Zaenal Arifin)