Jakarta, Aktual.com – Tumpukan televisi tabung rusak teronggok di gudang milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta seolah pasrah menunggu giliran diangkut petugas ke dalam truk kontainer yang sudah menunggu.

“Mereka” tak sendiri, di gudang yang terletak di kawasan Cililitan, Jakarta Timur itu. Adapun tumpukan karung berisi lampu bekas, baterai, kabel-kabel, dan aneka peralatan elektronik lain.

Bahkan yang berukuran jumbo pun ada, sekelas mesin cuci dan kulkas. Sekilas, masih ada yang tampak bagus, tetapi jelas sudah tak berfungsi lagi karena telah habis masa pakainya.

Limbah-limbah bekas itu akan dibawa oleh PT Teknotama Lingkungan Internusa, perusahaan pengolah limbah yang memenangi tender proyek pengolahan limbah DLH DKI.

Setiap tahun, DLH DKI mengadakan setidaknya dua kali kegiatan pengangkutan limbah elektronik dan bahan berbahaya dan beracun (B3) ke pabrik pengolah limbah.

Limbah-limbah itu berasal dari pengumpulan di tingkat masyarakat. Mayoritas memang TV tabung (2.753,14 kilogram), lalu lampu (574,66 kilogram), dan baterai (518,35 kilogram).

(Abdul Hamid)