Jakarta, Aktual.com – Masyarakat seringkali menganggap remeh herpes dan sebagian di antara mereka tidak segera berobat ke dokter bila menderita herpes. Padahal, infeksi herpes ini sangat berbahaya dan mudah menular. Waspadalah!

Di dunia kedokteran, terdapat dua jenis herpes, yakni herpes simplex serta herpes zoster. Herpes simpleks merupakan gangguan atau infeksi pada kulit dan/atau alat kelamin, disebabkan HSV (virus herpes simpleks).

Menurut dr Dito Anurogo MSc penulis “The Art of Medicine” mengungkapkan kalau Herpes zoster merupakan infeksi pada kulit (termasuk kelamin) dan membran selaput lendir atau mukosa, diakibatkan VVZ (virus varisela zoster).

Herpes simpleks memiliki banyak sekali nama lain (sinonim), seperti cold sore, herpes digitalis, herpes simplex, genital herpes atau herpes genitalis, herpes febrilis, herpes gladiatorum, herpes labialis, herpes progenitalis, fever sore, oral herpes, fever blister. Herpes zoster juga punya beberapa sinonim, misalnya cacar ular, dompo, shakes, shingles.

Herpes zoster merupakan penyakit yang swasirna (dapat sembuh sendiri), namun untuk mencegah memberatnya gejala klinis dan timbulnya komplikasi, diperlukan tatalaksana yang efektif, sesuai rekomendasi dan nasihat dokter atau ahli dermatologi.

(Abdul Hamid)