Semangat “Negative Partisanship” ini akan meninggalkan “wabah saling benci” yang berbahaya dan menular di tengah masyarakat, bahkan jauh hari setelah pemilu usai.

Mudharat dari strategi kampanye ini sangat besar jauh melebihi manfaat yang hendak di raih. Dan luka ini semakin sulit disembuhkan karena mereka yg segolongan semakin solid dengan kelompoknya dan semakin menjauh dengan penuh kebencian dari kelompok lawan.

Di Amerika mereka bahkan bikin peta yang memilah negara-negara bagian mana yang mayoritas kelompok kita, Vs. negara2 bagian (propinsi) mana yang masuk kategori “dumb-fuckistan” (tolong jangan ketawa). Bukankah gejala ini juga terjadi di sini?

Maka Bagaimana solusinya? bagaimana cara menyembuhkan bangsa kita yang sedang terbelah ini?

(Abdul Hamid)