Jakarta, Aktual.com – Nutrisi susu kambing etawa lebih tinggi dibandingkan susu sapi. Manfaatnya pun jauh lebih besar dibandingkan susu sapi.

Itulah salah satu pendapat yang dilontarkan Chairman DNR Corporation, Rudy Tanoesoedibjo, saat launching kemasan baru susu kambing RBM di Hotel Borobudur Jakarta, Jumat (17/5).

Dalam kesempatan itu juga Rudy menyampaikan bahwa dengan kemasan bubuk baru yang dibuat maka konsumen susu akan lebih tertarik.

“Dengan bentuk kemasan bubuk yang kami buat dan didistribusikan, konsumen akan semakin tertarik. Apalagi pada umumnya susu sapi tapi ini dibuat kemasan dalam bentuk susu bubuk kambing dengan kualitas terbaik,” katanya.

Disamping nilai nutrisi lebih baik, peminat susu kambing Etawa yang terbilang banyak di Indonesia inilah yang mendorong PT RBM Susu Nusantara  meluncurkan kembali susu kambing RBM dengan kemasan baru. Dan, PT RBM ini pun bekerja sama dengan DNR Corp, produsen susu kambing Etawa asal Tegal, Jawa Tengah.

Lebih lanjut Rudy menyampaikan bahwa tidak banyak yang tahu jika susu kambing lebih baik 10 kali lipat dari susu sapi. Ini tentulah menjadi sebuah nilai jual tersendiri. Meskipun pangsa pasar susu kambing secara nasional masih sangat minim, perlahan respon masyarakat mulai terlihat.

Sementara itu di tempat yang sama Direktur PT RBM Susu Nusantara, Agus A Mile, menyebutkan susu kambing Etawa bisa menjadi nutrisi di saat orang diet. Biasanya jam-jam 9-10 pagi itu waktu kritis seseorang yang sedang diet. Kalau minum susu kambing pagi hari, hilang rasa laparnya di waktu kritis itu.

Selain itu susu kambing Etawa ini tidak berbau kambing sehingga nikmat untuk diminum. Apalagi banyak yang beranggapan bahwa susu kambing itu ialah baunya.

Di tangan RBM, persoalan itu dapat diatasi. Label hewan kambing yang bau, butuh kerja keras untuk memasarkan produknya. Selain itu, kemasan yang diberikan juga tidak kalah dengan susu sapi, imbuh Agus.

Produk susu kambing RBM juga hadir dalam bentuk kemasan sachet. Kemasan yang dibuat akan mengikuti perkembangan zaman.

“Kami juga kemas dalam bentuk sachet. Kemasan yang kami berikan terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman,” kata Agus.

Rencana kedepan apabila pasar sudah teredukasi dengan lebih baik, maka pihak RBM akan masuk ke produk susu cair dan produk kosmetik dari susu kambing antara lain, masker wajah, handbody, sabun juga bisa dibuat dari susu kambing yang banyak mengandung kolagen. Kandungan itu bagus untuk kulit dan wajah.

Sementara untuk pemasaran menurut Gary Tanoesoedibjo, Komisaris DNR Corp,menyebutkan pihaknya untuk saat ini masih memfokuskan pada penjualan offline. Sedangkan untuk penjualan online masih dalam proses pembahasan.

“Saat ini kita fokus pada penjualan offline. Sedangkan untuk penjualan online masih kita rencanakan. Karena rencananya kita akan punya toko online di beberapa marketplace. Salah satu tujuannya untuk menjadi penyeimbang harga bagi penjual offline,” pungkas Gary.

(Arbie Marwan)