Yogyakarta, Aktual.com – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengatakan bahwa Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tangah meluncurkan dua kali guguran lava pijar ke arah hulu Kali Gendol pada Senin (24/6).

Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resminya menyebutkan dua guguran lava yang terpantau melalui CCTV pada periode pengamatan pukul 00:00-06:00 WIB itu memiliki jarak luncur 600 hingga 800 meter.

Selain guguran lava, selama periode itu BPPTKG juga merekam 6 gempa guguran dengan amplitudo 8-30 mm dan durasi 42.36-83.4 detik, 1 kali gempa embusan dengan amplitudo 10 mm dan durasi 39.6 detik, 2 gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 2 mm selama 16.96-18.24, dan 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 14 mm selama 116 detik.

Hasil pengamatan visual menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.

Angin di gunung itu bertiup lemah ke arah timur dan tenggara. Suhu udara 0-0 derajat celsius, kelembaban udara 12.4-19persen, dan tekanan udara 55-76 mmHg.

(Abdul Hamid)