Sejumlah warga mengikuti uji coba publik pengoperasian MRT (Mass Rapid Transit) fase I koridor Lebak Bulus - Bundaran HI di Jakarta, Selasa (12/3). MRT Jakarta resmi dilakukan uji coba terhadap publik dari 12 hingga 24 Maret 2019 dengan menargetkan sebanyak 285 ribu penumpang. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan masih menunggu keputusan dari kesepakatan DPRD mengenai tarif harga angkutan massal Moda Raya Terpadu (MRT).

“Kenapa saya tidak memberitahukan sekarang? Meskipun sudah disepakati, tapi belum diketok (DPRD),” kata Anies Bunderan Hotel Indonesia (HI) di Jakarta Pusat, Minggu (24/3).

Dijelaskannya mengenai kesepakatan besaran tarif untuk MRT diputuskan pada hari Senin (25/3) oleh DPRD. Namun adab dan etikanya diumumkan sesudah ditetapkan

“Jadi saya ada tabelnya (harga) di kantong saya sekarang. Tabelnya ada dari setiap stasiun ada, tapi saya ingin jaga. Etikanya diumumkannya hari Senin,” kata Gubernur.

Dia mengatakan tarif MRT itu bukan tarif flat. Jadi ada yang di bawah Rp10.000, ada yang di atas Rp10.000. Tergantung dari mana mau ke mana.

Artikel ini ditulis oleh: