Jakarta, Aktual.com — Salat dan berdoa, memang harus dilakukan secara ikhlas dan penuh konsentrasi (khusyuk), baik itu secara fisik dan rohani (ruh). Ada banyak diskusi tentang makna rohani dari salat, akan tetapi ‘signifikansi’ (atau manfaat, red) fisik, sering terabaikan.

Ketika Anda sujud, mungkin baru tersadar jika gerakan salat ini seperti gerakan yoga.

Walaupun kita tidak pernah mau ‘berkomitmen’ (tidak sepakat) salat disebut dengan yoga. Namun demikian, dengan salat, Anda seperti telah melakukan yoga tersebut.

Ketika bersujud posisi tersebut hampir sama dengan olahraga terapi dalam yoga. Mencoba menggambar paralel antara posisi salat dengan yoga. Dan, hasilnya cukup membuat Anda terkejut karena gerakan salat sama seperti gerakan yoga tingkat pemula.

Di sini Anda akan menemukan posisi salat bersama dengan posisi yoga paling mirip dan manfaat kesehatannya. Selama qiyamul lail dengan “namaste”, ada keserasian antara kedua kaki.

Salat Yoga 1

Ini akan memudahkan sistem saraf dan keseimbangan tubuh manusia. Tubuh dibebankan (bertumpu) dengan energi positif. Posisi ini meluruskan kembali dan memperbaiki postur tubuh manusia.

Dalam posisi ini, bila sebuah ayat Al Quran dibacakan, “Dan membimbing kita ke jalan yang lurus”. Beberapa telah menafsirkan ini berarti penyelarasan cakra (aura postif) yang masuk.

Sambil membaca ayat suci Al Quran lainnya, getaran suara vokal panjang dapat merangsang jantung, tiroid, kelenjar ‘pineal’, kelenjar di bawah otak, kelenjar adrenalin, dan paru-paru, untuk memurnikan dan mengangkat itu semua.

Salat Yoga 2

Ruku dengan “Ardha Uttanasana” sepenuhnya meregangkan otot-otot punggung bawah, tubuh depan, paha, dan betis. Darah dipompa ke tubuh bagian atas. Posisi ini searah dengan otot-otot perut, perut, dan ginjal.

Duduk tahiyat dengan “Vajrasana” membantu detoksifikasi hati dan merangsang tindakan peristaltik dari usus besar. Posisi ini membantu pencernaan dengan memaksa isi perut ke bawah. Ini membantu dalam menyembuhkan varises dan nyeri sendi, meningkatkan fleksibilitas serta memperkuat otot-otot panggul.

Salat Yoga 3

Sementara itu, sujud adalah posisi yang paling penting dalam salat. Posisi ini merangsang korteks frontal otak manusia. Darah mengalir dari jantung ke otak. Yang mana meningkatkan aliran darah ke daerah atas tubuh, terutama kepala dan paru-paru.

Sujud memungkinkan ‘racun mental’ untuk dibersihkan. Posisi ini memungkinkan otot perut untuk mengembang dan mencegah pertumbuhan ‘kelembekan’ di bagian tengah tubuh. Sujud juga ‘memelihara’ posisi yang tepat terhadap janin pada ibu hamil, menurunkan tekanan darah tinggi, meningkatkan elastisitas sendi dan meredakan stres, kecemasan, pusing sekaligus kelelahan.

Salat Yoga 4

Banyak orang melakukan yoga dengan petunjuk menenangkan untuk membantu mereka bermeditasi. Dengan suara lembut, pria atau wanita akan menggambarkan bagaimana bernapas, apa yang dibayangkan, dan apa yang merasa rasakan.

Zikir dari Al Quran berkhasiat sama sebagai pedoman untuk individu (manusia). Namun zikir tak hanya berfungsi untuk memandu Anda selama salat tetapi juga untuk membimbing hidup Anda.

Banyak yang menggambarkan meditasi sebagai sumber pencerahan, memperoleh kenikmatan hidup dan memudahkan kegiatan sehari-hari mereka. Sedangkan salat melayani seluruh tujuan ini secara tepat.

Salat Yoga 5

Bimbingan nilai-nilai inti dalam Islam, bahwa doa sangat dibutuhkan lima kali sehari. Hal ini sangat penting bahwa seluruh ajaran Islam, tasawuf, diciptakan untuk membuat meditasi fokus terhadap tujuan kehidupan manusia.

Tapi, ini hanya beberapa manfaat yang terkait dengan salat. Manfaat membaca Quran, bersama dengan khasiat lain dari doa dari Al Quran, khasiat dari aspek psikologis, sosiologi, ilmu saraf dan masih banyak lagi. (Sumber: Mvslim, BBC.co.uk, Daily Mail)

Artikel ini ditulis oleh: