Karyawan jasa penukaran uang asing menunjukkan dolar Amerika di Masayu Agung, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2018). Nilai tukar rupiah terhadap dolar atau kurs kembali menurun, yakni dari sebelumnya sebesar Rp 14.734 per USD pada Kamis (30/8/2018) naik menjadi Rp 14.800 per USD pada pukul 07.00 WIB. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi ini menguat sebesar 23 poin menjadi Rp14.065 per dolar AS dan diperkirakan tetap bergerak di area positif.

“Fluktuasi rupiah masih bertahan di area positif di tengah sentimen The Fed yang masih terlihat lunak terhadap kebijakan suku bunganya,” kata Analis Senior CSA Research Institue Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (11/1).

Pelaku pasar, lanjut dia, sempat menilai The Fed akan agresif dalam menaikan tingkat suku bunganya. Namun, risalah The Fed pada Desember 2018 lalu cenderung “dovish” sehingga mengurangi kekhawatiran pelaku pasar di negara berkembang.

Ia menambahkan sikap optimis pelaku pasar terhadap hasil perundingan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China juga masih menjadi faktor positif bagi mata uang di negara berkembang.

“Kesepakatan dagang akan berimbas pada membaiknya perekonomian global, termasuk Indonesia,” katanya.

(Abdul Hamid)