Aktivis Anti Korupsi membawa poster bergambarkan Novel Baswedan dalam rangka peringatan 1 tahun kasus Novel Baswedan di depan Istana Merdeka Jakarta, Rabu (11/4). Aksi tersebut meminta pembentukan TGPF dan menuntut agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mau berbuat lebih dan tidak sekedar menunggu kinerja kepolisian yang dirasa pincang. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah Polri membentuk Tim Gabungan kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik KPK, Novel Baswedan.

Dia menilai pembentukan tim tersebut sebagai upaya mengusut tuntas dan menemukan pelaku penyiraman tersebut.

“Apapun upaya yang dilakukan Kepolisian untuk mengungkap kasus Novel ini, DPR memberikan apresiasi atas upaya tersebut,” kata Bambang di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (14/1).

Dia mengatakan DPR terus mendukung Kepolisian untuk terus mengungkap dan mengusut pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan semaksimal mungkin.

Bambang menilai semakin banyak data dan bukti yang didapat serta keterangan saksi yang jelas, maka semakin bisa mendorong kasus tersebut terungkap.

“Tapi kalau bukti-bukti lapangannya minim, kemudian saksi juga tidak memberikan keterangan yang sangat minim juga, ya pasti akan sulit terungkap,” ujarnya.

(Abdul Hamid)