Ilustrasi Utang Negara (Istimewa)

Jakarta, Aktual.com – Bank Indonesia kembali menyetujui pinjaman sebesar 49,6 dolar yang diajukan oleh Indonesia. Pinjaman yang diajukan tersebut rencananya akan digunakan untuk membiayai proyek pengembangan wilayah perkotaan dan menganalisis investasi infrastruktur.

“Hingga tahun 2025, angka ini diperkirakan meningkat menjadi 68 persen dari populasi. Karena adanya kesenjangan yang terus menerus pada infrastuktur dan masih sedikitnya perhatian terkait prioritas spasial dalam investasi infrastruktur, Indonesia belum mendapatkan manfaat penuh dari berbagai dampak positif urbanisasi,” demikian disampaikan siaran pers Bank Dunia ditulis Kamis (13/6).

Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa populasi penduduk perkotaan Indonesia bertambah hampir 59 juta dari 2010 hingga 2018, setelah Cina dan India. Untuk Indonesia terbilang sebagai salah satu negara dengan tingkat urbanisasi terbesar di dunia.

National Urban Development Project (NUDP) yang baru ini akan mendukung kota-kota untuk mengintegrasikan perencanaan dan strategi sektoral seperti master plan untuk transportasi, perumahan, strategi ekonomi dan lingkungan.

“Mendukung pemerintah kota mengintegrasikan perencanaan spasial dengan investasi modal akan membantu kota-kota menjadi pendorong kesejahteraan penduduk daerah perkotaan yang tumbuh dengan cepat di Indonesia,” kata Deputi Bidang Pengembangan Regional, Badan Perencanaan Pengembangan Nasional/Bappenas, Rudy Prawiradinata.

(Abdul Hamid)