Jakarta, Aktual.com – Kejahatan Narkoba yang menyasar semua kalangan masyarakat, merupakan ancaman bagi generasi muda Indonesia. Saat ini ada 654 kawasan rawan Narkoba di seluruh Indonesia dan jika dibiarkan akan semakin bertambah.

Untuk itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Indonesia terus melakukan usaha, salah satunya adalah dengan program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba). Hal ini sesuai dengan Inpres Nomor 6 Tahun 2018, Rencana Aksi Nasional dikelompokan menjadi empat kategori: Pencegahan, Pemberantasan, Rehabilitasi Penelitian dan pengembangan penanganan penyalahgunaan narkotika dan presekusor narkotika.

Untuk melaksanakan program P4GN di era industri 4.0 ini dan seiring dengan hari anti narkoba internasional (HANI) yang jatuh pada 26 Juni 2019, Kepala BNN, Komjen. Pol. Heru Winarko meresmikan website official TokoStopNarkoba.com bersama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Ini sebagai bentuk komitmen pemerintah selain untuk terus memberantas perederan narkoba, juga untuk memberikan kesempatan yang baru bagi korban narkoba untuk memperbaiki diri dan berkarya, sehat dan produktif tanpa narkoba.

Menurut Heru, melalui Deputy Dayamas, BNN terus berinisiatif untuk melakukan pembinaan terhadap para mantan pecandu, pengedar yang dapat dikembalikan kepada masyarakat dengan cara memberikan wadah pengembangan diri serta pelatihan untuk membangun kreatifitas warga binaan tersebut.

“Melihat manfaat dan kesempatan pengembangan hasil produksi ini, BNN menggandeng PT Asli Rancangan Indonesia melakukan terobosan sebagai inisiatif dari Presiden RI untuk membuka online marketplace dalam sebuah Platform Digital Marketing. Ini untuk memasarkan produk hasil binaan secara luas tanpa batas. Marketplace tersebut diberi nama TokoStopNarkoba.com,” papar Heru dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (26/6).

Selama ini, kemudahan dan kecepatan menjadi kunci peningkatan transaksi digital terutama di kalangan milenial. Selain itu, salah satu yang tak kalah pentingnya dan merupakan salah satu yang utama adalah masalah keamanan transaksi. Keamanan siber dan perlindungan data konsumen harus menjadi perhatian dari semua pihak yang terlibat dalam transaksi digital.

Sejauh ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lewat POJK No 12-POJK.01-2017 sudah mengatur mengenai Anti Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme; oleh karena itu pihak penyedia jasa keuangan digital harus menerapkan Customer Due Diligence dan Enhance Due Dilligence untuk memastikan bahwa semua penggunanya memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh peraturan pemerintah tersebut.

“Catatan BNN adalah sebuah sistem Verifikasi Biometrik yang terintegrasi dengan Database BNN terkait pengguna maupun pengedar Narkotika yang ada di Indonesia dimana hasil verifikasi ini dapat digunakan oleh Financial Insitutions maupun companies dalam proses Customer Due Diligence yang biasa disebut sebagai KYC (know your customer) atau e-KYC,” imbuh Brigjen. Pol. Agus Irianto, Kapuslidatin BNN.

Saat ini BNN bekerjasama dengan PT Asli Rancangan Indonesia untuk membangun dan implementasi sistem Verifikasi Biometrik Catatan BNN agar masyarakat dapat merasakan benefitnya.

Dengan kata lain, kata dia, hadirnya e-KYC, penerapan program P4GN yang dicanangkan pemerintah melalui BNN dapat diterapkan lintas sektor, baik di dalam sektor pemerintahan maupun sektor swasta dengan lebih efektif dan efisien.

PT Asli Rancangan Indonesia (ASLI RI) adalah perusahaan Biometric Verification as a Service pertama di Indonesia yang mempunyai kapasitas pencarian Biometric (Fingerprint, Face and Iris) yang sangat cepat dan akurat.

“PT Asli Rancangan Indonesia (ASLI RI) adalah penyedia jasa verifikasi biometrik mempunyai teknologi yang sangat compatible terhadap database, baik milik pemerintah maupun swasta. ASLI RI tidak mempunyai database, kami hanya penyedia teknologi verifikasi biometrik,” kata Irjen Pol (Purn) Arief Dharmawan, CEO ASLI RI.

Salah satu bentuk kerjasama ASLI RI, kata dia, pihaknya bekerja sama dengan BNN. “Hari ini kami bisa launching sistem Verifikasi Biometrik Catatan BNN dan mendukung program P4GN BNN berupa TokoStopNarkoba.com yaitu pemasaran online produk barang yang dihasilkan oleh Warga Binaan BNN,” jelas dia.

(Zaenal Arifin)