“Seperti yang kita ketahui terlepas dari ajal petugas yang merenggut nyawa ini banyak yang disebabkan karena faktor kelelahan,” katanya.

Saat ini DPT pada setiap TPS mencakup 200-300 orang, tambahnya, dengan lima kertas suara ini akan menjadi beban tersendiri bagi PPK dan PPS, baik itu fisik ataupun psikologi mereka.

“Dengan menambah TPS dan membatasi DPT 100-120 mata pilih ini lebih efektif dalam pemilu serentak ke depannya,” kata dia.

Sementara itu menanggapi wacana pada 2024 yang akan diselenggarakannya pemilu serentak dengan tujuh kertas suara, menurut Sekretaris Pusat Studi Konstitusi dan Perundang-undangan UBL ini, menilai ada beberapa hal yang harus dipikirkan oleh pihak penyelenggara.

“Apakah kesiapan internal mereka sudah terpenuhi semua, kemudian bisa atau tidak logistik yang manual ini dijadikan logistik digital,” kata dia.

Ia mengatakan agar pemilu serentak yang ke depannya menggunakan tujuh kertas suara dapat berjalan dengan efektif dan efisien pihak penyelenggara dapat menggelar pemilu dengan cara digital.

(Abdul Hamid)