Karyawan memperlihatkan uang pecahan dolar Amerika Serikat di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Selasa (4/9/2018). Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS melemah menjadi Rp14.940 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Indonesia punya sejarah pahit mengenai krisis moneter, yaitu yang terjadi 20 tahun silam, tepatnya pada 1998. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (26/6) pagi ini melemah seiring koreksi mata uang regional Asia.

Rupiah Rabu pagi melemah 15 poin atau 0,11 persen menjadi Rp14.140 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.125 per dolar AS.

Analis Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto mengatakan kendati terkoreksi rupiah masih relatif stabil. “Sebenarnya masih relatif sangat stabil. Apalagi masih di bawah Rp14.200,” ujar Rully.

Terkait sentimen terhadap rupiah, Rully menilai belum banyak berubah dari hari-hari sebelumnya yaitu terkait pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di sela-sela KTT G20 di Osaka, Jepang.

“Pasar menunggu hasil dari rapat G20. Proses negosiasi AS-China,” kata Rully.

(Abdul Hamid)