Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta, kemarin. Pada Selasa (23/1). Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor baru setelah ditutup menguat 2,07% atau 134,80 poin ke level 6.635,33. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat dibuka melemah dipicu masih adanya aksi ambil untung oleh para investor.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, dibuka melemah 6,54 poin atau 0,11 persen menjadi 6.108,95. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 1,63 poin atau 1,63 persen menjadi 975,34.

“Laju IHSG secara tren kembali melanjutkan pelemahannya seiring masih adanya aksi ambil untung,” kata Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (7/12).

Meski demikian, lanjut dia, diharapkan masih ada sejumlah sentimen positif dari makroekonomi dalam negeri yang dibarengi dengan sejumlah berita positif dari emiten, dapat menahan pelemahan yang terjadi dan kembali menemukan momentum kenaikannya Reza memperkirakan IHSG dapat bertahan di atas tingkat dukungan 6.065-6.095 dan tingkat resisten diharapkan dapat menyentuh kisaran 6.135-6.153.

Masih adanya aksi jual pada hari sebelumnya, terutama dari inves tor asing, membuat laju IHSG kembali melemah. Bahkan jika dilihat dari pergerakan intraday perdagangannya, IHSG mengalami fluktuasi yang cukup tinggi.

(Andy Abdul Hamid)