Turki

Istanbul, Aktual.com – Pihak berwenang Turki mulai membebaskan beberapa terduga, yang ditangkap karena terlibat dalam usaha percobaan kudeta. Tindakan tersebut dilakukan setelah ditemukan bahwa ribuan orang tanpa sadar diarahkan menuju aplikasi perpesanan, yang digunakan komplotan perencana kudeta itu.

Turki menemukan bahwa terdapat 215.000 pengguna aplikasi perpesanan ByLock dan mulai menyelidiki lebih dari 23.000 di antaranya. Ankara mengatakan bahwa banyak dari mereka diarahkan masuk ke ByLock tanpa sadar melalui aplikasi berbeda, yang dikembangkan komplotan perencana kudeta gagal itu.

Perintah penangkapan dikeluarkan untuk pengembang aplikasi itu. Jaksa Ankara mengatakan pada awal pekan ini bahwa penggunaan aplikasi ByLock tetap menjadi salah satu tanda terbesar keterkaitan seseorang dengan komplotan perencana kudeta yang gagal, tempat 250 orang tewas saat peristiwa tersebut.

Namun, dia mengatakan bahwa akan meminta pembebasan terhadap 1.000 terduga, kecuali terdapat bukti lain yang menguatkan keterlibatan mereka. Kantor kejaksaan Ankara mengatakan akan meninjau kembali perkara dari 11.480 terduga yang juga diarahkan masuk menuju aplikasi ByLock tanpa kehendak mereka.

“Media penyiaran swasta NTV mengatakan bahwa 161 terduga di Istanbul, 27 di ibu kota Ankara, dan 14 di Provinsi Diyarbakir telah dibebaskan. Perkara 36 terduga lainnya di Provinsi Yalova sedang dikaji ulang,” katanya seperti yang dilansir Reuters, Sabtu (30/12).